Saturday, January 19, 2013

Rayuan Rindu Sakeena -intro-



Malam sudah lama menyepi tetapi Sakeena baru sahaja terasa ingin melelapkan mata. Dia pun membaringkan badannya yang sedikit berisi perlahan-lahan di atas tilam katil bujangnya. Terasa sedap badannya itu apabila dapat diregangkan di atas katil usang itu. Namun, mata dan badannya yang meronta-ronta untuk dibelai itu sepertinya tidak dapat melawan gelora hatinya yang tidak kenal erti rehat. Kalbunya berkocak kembali. Pelbagai perasaan yang membusung di dadanya bertambah menyesakkan batinnya. Ya Allah… terasa sarat benar hati ini. Aku sepertinya tidak mampu lagi membendung segala rasa. Aku benar-benar tidak kuat… Bagaimanakah aku ingin keluar dari segala kemelut duka ini. Ya Allah bantulah hambaMu ini. Buat sekian kalinya hati Sakeena merintih duka.

Tidak dapat memaksa dirinya memejamkan mata Sakeena lantas bangun dari pembaringan. Hatinya tidak henti-henti berzikir mengingati Allah. Dadanya bagaikan bercempera dan menunjal-nunjal. Sakit sungguh rasanya. Segera kakinya dilangkahkan menuju ke bilik air yang berada di luar dari biliknya. Pili air yang berada berhampiran dengan kolah dibuka kemudiannya dengan tertib dia mewudukkan dirinya. Air wudhuk yang sejuk mengalir di sebahagian anggota wudhuknya itu terasa turut sama mententeramkan hatinya yang gundah sebentar tadi.

 Telekung sembahyang yang tergantung elok di tepi katilnya dicapai. Sakeena ingin menghadap Penciptanya. Moga gelora hati ini tidak merusuh lagi. Solat sunat Taubat dua rakaat dilakukan dengan penuh khusyuk dan tunduk kepada Allah Tuhan Sekalian Alam.. Buat sekian kalinya empangan air matanya tidak mampu dibenteng lagi. Pecah dan deras sekali. Dia merintih dan merayu kepada Tuhannya. Tanpa jemu dan penuh mengharap…


Hatiku merayu rindu
Kasihku padaMu syahdu
Munajat hamba padaMu
Mengharap kasih sayangMu

Carilah ilmu mengenal Allah
Tanamkan takut neraka Allah
Sampaikan harap syurga Allah
Carilah keredhoan Allah

Rinduku ya Rasulullah
Padamu ya Habiballah
Walau tak pernah bersua
Cintaku tetap membara

Rinduku ya Rasulallah
Padamu ya Habiballah
Engkaulah buah hatiku
Engkaulah kekasih Allah

Alangkah indah pribadimu
Tidak tergambar mulia akhlaqmu
Engkaulah rasul pilihan Allah
Kaulah rahmat seluruh alam

My heart is loving You
My heart is just for You
Knowing You Allah
I will try to get close to You

Let us find the way to know God
Feel the torches of hell-fire
Think of pleasures of paradise
Find the way to get Allah's love

Hatiku merayu rindu
Kasihku padaMu syahdu
Bertemu Allah yang Esa
Menjadi idaman kalbu

p/s: Sebuah intro kepada cerpen yang bakal menyusul sempena MaulidurRasul. Moga sahabat-sahabat pembaca sudi untuk meluangkan masa untuk membaca. Nantikan full cerpen ini nanti! Salam MaulidurRasul..^_^


Album : Puji-Pujian
Munsyid : Raihan
http://liriknasyid.com

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...